Bosan Kuliner di Yogyakarta dan Surabaya? Yuk Kuliner ke Bayuwangi

By On Friday, March 23rd, 2018 Categories : makanan

Soal kota wisata kuliner, rasanya belum ada yang mengalahkan pesona Yogyakarta dan Surabaya. Dua kota ini punya banyak macam makanan dan semuanya lezat. Nggak heran kalau setiap hari selalu ada wisatawan yang datang ke dua kota ini buat berburu kulinernya saja, karena sudah kangen katanya.

Bosan Kuliner di Yogyakarta dan Surabaya Yuk Kuliner ke Bayuwangi

Tapi nggak jarang juga para pemburu kuliner yang sudah bosan dengan makanan dari Jogja dan Surabaya, dan ingin mencicipi makanan unik yang tak ada di dua kota ini. Kalau kamu termasuk di antara pemburu kuliner berbeda ini, kenapa nggak coba mencicip makanan Banyuwangi. Soal rasa, dijamin bikin ketagihan!

Cara mudah menuju Banyuwangi, gampang banget. Naik saja kereta api Sri Tanjung yang bakal mengantarkan perjalanan wisata kulinermu kali ini. Kereta api Sri Tanjung melayani rute Yogyakarta dari Stasiun Lempuyangan menuju Banyuwangi dengan transit di Surabaya.

Buat kamu yang berasal dari Yogyakarta dan ingin ke Banyuwangi bisa menggunakan kereta api Sri Tanjung dengan jadwal keberangkatan dari stasiun Lempuyangan (07.00), Klaten (07.26), Purwosari (07.55), Sragen (08.28). Sedangkan buat kamu yang  berasal dari Surabaya, bisa berangkat dari Gubeng (14.00) dan Wonokromo (14.10). Dengan kereta api Sri Tanjung,  perjalanan jadi lebih hemat untuk bisa menikmati berbagai macam kuliner yang ada di Banyuwangi.

Rujak Soto

Selain menarik dari segi pariwisata Banyuwangi juga bisa dibilang kreatif dalam menyajikan kuliner khasnya. Pasti dari sebagian kita tak bisa membayangkan bagaimana jika soto dicampur dengan rujak. Kuliner yang satu ini memang sedikit unik dan tak sedikit pula yang jatuh hati dengan rasanya, ketika kuah soto babat bersatu dengan rujak sayur dalam menghasilkan cita rasa yang tidak ada duanya. Harganya pun cukup terjangkau, yaitu Rp. 10.000 per porsi.

Pecel Rawon

Makan pecel biasanya hanya terdiri dari nasi dengan bumbu kacang, sayuran dan rempeyek. Tapi kali ini perpaduan kuah rawon dari kluwak menyatu dengan pecel yang menghasilkan rasa unik namun tetap enak di lidah. Kuliner satu ini patut dicoba ketika berkunjung ke Banyuwangi dengan kisaran harga Rp. 5.000 – Rp. 10.000 per porsi.

Nasi Tempong

Dari namanya saja terdengar unik bukan? Makanan yang satu ini bisa dibilang sederhana karena terdiri dari nasi putih, sayuran dan lauk pauk namun yang membedakan adalah sambalnya. Sensasi rasa pedas dari sambalnya begitu terasa, sehingga membuat siap saja ingin menambah porsi untuk melahap kuliner khas Banyuwangi yang satu ini yang dibandrol dengan harga Rp. 15.000 per porsinya.

Jangan Kesrut

Siapa yang tidak tergoda dengan makanan pedas? Mendengarnya saja rasanya membuat lidah mengeluarkan air liur. Untuk yang tak suka kikil Jangan kesrut dengan rasa pedas ini juga menyediakan daging untuk disiramkan ke atas nasi pulen yang masih mengepul. Jangan ditanya sensasinya karena pasti ingin lagi dan lagi.

Sego Cawuk

Sego Cawuk

Dengan kereta api Sritanjung menuju ke Banyuwangi, kuliner di bawah Rp. 15.000 ini bisa dinikmati.  Kuahnya terdiri dari parutan kelapa, mentimun, potongan cabai dan yang bikin unik adalah jagung muda yang ada di dalamnya. Tak sulit untuk mendapatkan sego cawuk, beberapa tempat di Banyuwangi bisa dengan mudah ditemukan kuliner satu ini.

Selain beberapa makanan di atas, Banyuwangi masih punya banyak kuliner lain yang nggak kalah lezatnya. Dan pastinya kota ini juga punya banyak tempat wisata yang asyik dan cantik.

Liburan ke Banyuwangi yuk…

Bosan Kuliner di Yogyakarta dan Surabaya? Yuk Kuliner ke Bayuwangi | Tomi Purba | 4.5